○● Part 2 ●○ Kalau Capek, Bukan Berarti Harus Menyerah

Pernah nggak sih kamu ngerasa bener-bener capek sama semua hal?

Bukan cuma capek fisik, tapi capek mental.

Capek mikir, capek nahan air mata, capek pura-pura kuat.

Kayak dunia tuh berat banget buat ditanggung sendirian.


Kalau iya, aku mau bilang: itu wajar.

Serius.

Nggak ada yang salah kalau kamu capek.

Nggak ada yang aneh kalau kamu pengen berhenti sebentar.

Manusia itu bukan mesin. Kita bukan robot yang bisa dipaksa jalan terus tanpa istirahat.


Yang bahaya itu kalau kamu maksa diri kamu buat terus lari tanpa henti, sampe akhirnya kamu beneran jatuh di titik yang nggak bisa bangun lagi.

Makanya, belajar buat kenal sama diri sendiri.

Kalau memang butuh istirahat, ambil waktu.

Kalau memang butuh diam, ambil ruang.


Tapi, satu hal penting yang harus kamu inget:

Capek itu beda sama menyerah.

Capek itu kamu butuh recharge.

Menyerah itu kamu berhenti total, memutuskan buat ninggalin semua perjuanganmu.


Kamu boleh capek.

Kamu boleh istirahat.

Kamu boleh sedih.

Tapi setelah itu, bangkit lagi.

Meski pelan, meski berat, meski rasanya belum siap, tetap bangkit lagi.


Karena semua orang yang kamu lihat berhasil hari ini, pernah ngelewatin fase capek kayak kamu.

Beda mereka cuma satu:

Mereka nggak menyerah.


Dan kamu juga bisa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Tas: Perjalanan Panjang dari Kebutuhan ke Gaya Hidup

Sistem Pendidikan Jepang dan Sistem Pendidikan Jerman: Kelebihan, Kekurangan, dan Apa yang Bisa Kita Pelajari ?

Belajar Lebih Efektif dengan Teknik Feynman: Cara Sederhana, Hasil Maksimal