○● Part 4 ●○ Wajar Kok Kalau Kadang Ngerasa Takut

Ngerasa takut itu bukan tanda kamu lemah.

Bukan tanda kamu nggak pantas mimpi besar.

Takut itu manusiawi.

Semua orang pernah ngerasain, bahkan orang-orang yang kamu kira paling kuat sekalipun.

Takut gagal.

Takut ditolak.

Takut dikecewakan.

Takut kalau ternyata semua usaha yang kamu lakuin sia-sia.

Tapi, tahu nggak?

Takut itu justru bukti kalau kamu peduli.

Kalau kamu beneran sayang sama apa yang lagi kamu perjuangin.

Kalau kamu beneran berharap sesuatu dari apa yang kamu usahain.

Masalahnya, jangan biarin rasa takut itu ngerantai langkahmu.

Takut itu boleh ada.

Tapi jangan kasih dia ruang buat nahan kamu terlalu lama di tempat.

Kamu boleh gemeteran, kamu boleh ragu, kamu boleh seribu kali mikir ulang.

Tapi setelah itu, tetap jalan.

Tetap ambil langkah kecil.

Tetap terus maju, meskipun pelan, meskipun setengah yakin.

Karena sejatinya, keberanian itu bukan nggak takut sama sekali.

Keberanian itu bergerak, walaupun takut.

Kamu berani, walaupun kamu takut.

Dan itu jauh lebih kuat daripada orang yang pura-pura nggak pernah takut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Tas: Perjalanan Panjang dari Kebutuhan ke Gaya Hidup

Sistem Pendidikan Jepang dan Sistem Pendidikan Jerman: Kelebihan, Kekurangan, dan Apa yang Bisa Kita Pelajari ?

Belajar Lebih Efektif dengan Teknik Feynman: Cara Sederhana, Hasil Maksimal